Breaking News

Menteri Ekonomi Se-ASEAN Tegaskan Pengenaan Bea Masuk Produk E-Commerce

Pada sesi konsultasi dengan pelaku usaha di ASEAN (ASEAN Business Advisory Council/ABAC), para menteri ekonomi ASEAN mendukung program ABAC yang pada intinya sejalan dengan fokus pengembangan ASEAN, khususnya terkait ekonomi digital, konektivitas, pemberdayaan UMKM melalui program ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN), dan merekomendasikan konsultasi aktif dengan Komite Fasilitasi Perdagangan barang di ASEAN (ASEAN Trade Facilitation Joint Consultative Committee) untuk menghapus hambatan perdagangan barang yang berpotensi besar sebagai hambatan ekspor impor.

(Digital Illustration supported by: bikinbisnis.com)

Para menteri ekonomi ASEAN juga sepakat agar ASEAN melakukan berbagai persiapan menghadapi revolusi industri keempat. Untuk itu, para menteri mendukung pelaksanaan studi terkait hal tersebut. ASEAN berharap dapat mendorong peningkatan integrasi ekonomi negara anggota dalam menghadapi tantangan ekonomi global, dengan melihat kesiapan anggota ASEAN baik per negara maupun secara regional ASEAN. Studi ini akan fokus melihat kinerja dari sisi sosial dan ekonomi untuk sektor inovasi dan teknologi, human capital, kerangka kerja regulasi, infrastruktur dan konektivitas, serta pertumbuhan yang berkesinambungan. Hasil studi diharapkan dapat dilaporkan pada Pertemuan AEM ke-50 tahun ini.

“Indonesia mengusulkan agar ASEAN dapat memfokuskan kajian dampak untuk sektor-sektor yang pengembangannya berhubungan dengan teknologi tinggi, mengingat isu unemployment yang masih merupakan tantangan sebagian besar negara anggota ASEAN,” ujar Mendag Enggar.
Mendag menambahkan, saat ini Indonesia sedang melakukan penguatan ekonomi di dalam negeri, termasuk melalui peningkatan konektivitas antarwilayah dan pengembangan infrastruktur untuk memperlancar arus distribusi barang.

Pertemuan Bilateral
Di sela-sela pertemuan, Mendag Enggar melakukan Pertemuan Bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, dan Chairman EU-ASEAN Business Council (EU-ABC) beserta perwakilan anggotanya. Pertemuan membahas berbagai isu yang dihadapi dalam melaksanakan bisnis di Indonesia maupun di ASEAN.
Dengan Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia, Mendag Enggar membahas strategi penyelesaian RCEP dan kampanye hitam crude palm oil Indonesia. Dalam pertemuan dengan EU-ABC, Donald Kanak selaku Chairman EU-ABC menyampaikan kepeduliannya terkait fasilitasi perdagangan baik di Indonesia maupun di ASEAN. Menutup kegiatan hari ini, Mendag melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Brunei Darussalam yang baru ditunjuk dan membahas upaya-upaya yang dapat dilakukan bersama untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara.

No comments