Breaking News

Genjot Ekspor Industri, Kemenperin Buat Situs Informasi Pameran Luar Negeri


Genjot Ekspor Industri, Kemenperin Buat Situs Informasi Pameran Luar Negeri

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki industri beragam diberbagai bidang. Sayangnya, tak banyak orang tahu jika di Tanah Air banyak sekali industri yang berkembang. Seolah tak ingin tinggal diam, pemerintah lewat Kementerian Perindustrian menyediakan situs http://pameranln.kemenperin.go.id. Hal ini sengaja dilakukan sebagai upaya untuk terus mendorong optimalisasi promosi internasional dalam rangka peningkatan ekspor produk industri lokal. 


Hadirnya situs ini bertujuan agar para pelaku industri nasional mendapatkan berbagai informasi terkait perluasan akses pasar global khususnya pameran luar negeri, sehingga dapat memacu daya saing. Tak hanya itu, dalam situs tersebut juga nantinya disediakan informasi mengenai berbagai pelatihan teknis yang dibutuhkan pelaku industri di Indonesia. Karena pelatihan dan pendampingan memang sangat perlu bagi para pelaku industri sebelum mengikuti pameran, sehigga aktivitas promosi yang dilakukan dalam pameran tersebut dapat memberikan hasil yang optimal.
“Selain agenda pameran internasional yang dikoordinasikan oleh Kemenperin, di situs ini juga terdapat informasi tentang sejumlah pelaksanaan pelatihan teknis yang dibutuhkan pelaku industri,” kata Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta.

Putu meyakini, partisipasi dalam kegiatan pameran internasional dapat menjadi jembatan strategis bagi pelaku industri nasional. Tidak hanya sebagai sarana untuk memperkenalkan produk dan jasa, tetapi bisa mengetahui riset pasar dan tren teknologi terkini. Selain itu juga ajang kompetisi dari para pelaku industri dan memperluas jejaring kerja untuk kerja sama industri pada tingkat bisnis.
“Pelatihan dan pendampingan pun merupakan bagian persiapan yang mutlak dibutuhkan pelaku industri. Sehingga aktivitas promosi yang dilakukan lewat keikutsertaan dalam pameran, bisa lebih memberikan hasil yang optimal,” paparnya.
Putu menambahkan, situs ini menyajikan pula informasi pasar yang bermanfaat seperti gambaran persyaratan di negara tujuan ekspor yang harus dipenuhi, jalur distribusi, dan selera konsumen yang sedang berkembang.

“Pengetahuan dan pemahaman yang baik megenai pasar tujuan ekspor, akan membantu pelaku industri nasional dalam melakukan perencanaan promosi dan ekspor yang tepat,” jelasnya. Saat ini, telah tersedia informasi pasar Eropa untuk beragam sektor mulai dari Natural Ingredients for Cosmetics, Home DecorationMotion Drives, hingga Control and Automation.
Menurut Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Kemenperin Tony Sinambela,pada tahun 2017, Kemenperin telah memfasilitasi keikutsertaan para pelaku industri nasional di 16 pameran di luar negeri. Tahun 2018 ini, direncanakan keikutsertaan dalam 15 pameran di luar negeri dengandukungan yang besar dari unit-unit di lingkungan Kemenperin.

“Target negara tujuan dengan spesifikasi jenis produk pun beragam, di antaranya untuk tahun ini seperti SIAL Paris Food Innovation Exhibition-France, Sourcing at Magic Fashion Expo, Las Vegas-USA, Yarn Textile Expo Shanghai-China, dan Collection Premier Moscow Fashion Trade Fair-Russia,” sebutnya.
Tony juga menjelaskan, keberadaan situs tersebut sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pameran Luar Negeri di Lingkungan Kementerian Perindustrian, dan dalam pembangunannya dilakukan dengan dukungan Center for the Promotion of Imports from Developing Countries(CBI) Kementerian Luar Negeri Belanda.

Kemenperin mencatat, eksporindustri pengolahan nonmigas tahun 2017 sebesar USD125 miliar atau naik 13,94 persen dibandingkan tahun 2016 sekitar USD109,7 miliar. Ekspor industri pengolahan nonmigas ini memberikan kontribusi tertinggi hingga 76 persen dari total ekspor nasional tahun 2017 yang mencapai USD168,73 miliar.



Tidak ada komentar