Breaking News

Hijup Akuisisi Ecommerce Modest Fashion Asal Inggris

Hijup ecommerce fashion muslim asal Indonesia bersama Aidijuma Colours Group perusahaan hijab asal Malaysia, telah mengakuisisi Haute Elan, perusahaan ecommerce modest fashion asal Inggris. Hal ini menandakan bahwa perusahaan yang didirikan oleh Diajeng Lestari itu sudah siap melebarkan sayap di pasar global. Kerjasama tersebut diumumkan langsung oleh perwakilan dari perusahaan tersebut  di sela-sela pagelaran London Fashion Week 2018 di London, Inggris, pada Sabtu (17/2).


“Kami sangat bangga dapat bekerjasama dengan Haute Elan karena kami percaya bahwa Haute Elan merupakan salah satu platform sesungguhnya yang merepresentasikan modest fashion, sementara Hijup.com di Jakarta merupakan salah satu portal modest terbaik di dunia. Kerjasama untuk akuisisi ini diharapkan membuat modest fashion akan lebih dikenal oleh semua orang,” ujar Datin Norjuma Habib Mohamed, chief executive dan founder, Aidijuma Colours Group dilansir dari New Straits Times, Kamis (22/2).

Romanna Abubaker, founder Haute Elan mengatakan bahwa akuisisi merupakan sebuah kelahiran baru platform sebuah modest fashion terbesar. “Saya dapat mengatakan bahwa sebuah platform untuk modest fashion terbesar sekarang sudah didirikan dan dipimpin oleh tiga wanita. Alhamdulillan kami telah dipertemukan satu sama lain dan persabatan kami telah membuahkan hasil seperti yang terlihat saat ini”.

Haute Elan merupakan marketplace pertama dan terbesar yang menjadi rumah bagi seluruh desainer modest fashion dari seluruh dunia.
“Kami memang tidak sempurna satu sama lain, tetapi dengan pengalaman kami (Haute Elan) di pasar Inggris dengan Hijup yang memiliki pengalaman di dunia ecommerce serta produk terbaik yang diberikan oleh Norjuma berikan untuk kami, saran darinya dan dukungan finansial akan membuat kami merasa telah sukses meraih apa yang kami inginkan. Kami  akan memberikan platform yang lebih baik untuk kalian dan semua wanita,” lanjut Romanna.
Dalam kesempatan itu, Dian Pelangi yang menjadi wakil Hijup juga mengatakan bahwa mereka bertiga memiliki passion dan ambisi yang sama, yaitu modest fashion mendapat sambutan yang baik di seluruh dunia. “Ini adalah kerja kami. Karena saat ini eranya kolaborasi, jadi kami berkolaborasi,” ungkap Dian Pelangi.

“Dengan Hijup sebagai partner stategis diharapkan dalam memfasilitasi semua proses untuk berpartisipasi dalam pagerlaran fashion atau kolaborasi dengan desainer lain,” lanjut Dian.
Nantinya, setelah kerjasama ini pihak Aidijuma Group yang sebelumnya sudah lebih dulu bekerja sama dengan Hijup mengungkap akan segera meluncurkan Hijup UK dan tentunya bersama Haute Elan sebagai partner strategis.

“Dengan akuisisi ini, kami akan mengumumkan portal Hijup UK, dengan Haute Elan sebagai partner strategis dari Hijup Grup,” jelas Norjuma dalam kesempatan tersebut.
Pengusaha asal Malaysia ini juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus mencari partner bisnis di seluruh dunia dan mengembangkan bisnis fashion, khususnya modest fashion secara global. “Kami ingin portal Hijup nantinya akan serupa dengan Amazon untuk modest fashion, yaitu menyediakan semua brand modest fashion yang berasal dari seluruh dunia,” lanjut Norjuma.

Dalam kesempatan itu, Norjuma juga mengungkap bahwa saat ini pihaknya menargetkan 500 label yang akan bergabung di setiap portal. “Target kami itu mendapatkan 500 label untuk setiap portal. Indonesia adalah negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia, sementara di Inggris jumlah warga muslim terus berkembang dengan cepat. Jadi jika kami menjalani strategi bisnis ini dan mengandalkan akuisisi ini menjadi partner strategis yang sebernarnya untuk Hijup.com, Hijup UK akan bekerjasama dengan Hijup Jakarta dan kami akan berkolaborasi membuat sebuah pagelaran fashion,” Jelasnya.

Terakhir, Norjuma mengatakan bahwa salah satu impiannya adalah membawa Modest Fashion Week dari Inggris ke Jakarta, serta Turki dan Dubai, kemudian Moscow dan Amerika. Sementara itu, dana yang digulirkan oleh Aidijuma’s Colours Group untuk Haute Elan kurang lebih sebesar, US$20 million (RM77.87 million).


No comments