Senin, 29 Oktober 2012

Apakah Link earning lebih baik dari Link building


Apakah link earning lebih baik dari link building ?, menurut Randfish ya.  Link building dan link earning dua prasa yang merujuk pada proses mendapatkan link dari luar untuk situs kita, dan ini sudah familiar di kalangan blogger.

Apa yang dimaksud link building dan link earning?.


Link building atau disini saya maksudkan untuk istilah yang merujuk pada aktifitas membangun link di mana kita sendiri yang menempatkan sesuatu berupa link menuju situs kita di sebuah blog atau website.  Sementara link earning bisa dipahami sebagai orang lain yang membuat link menuju situs kita, lebih spesifik bahwa link earning itu biasanya orang membuat link menuju konten dalam situs kita.

Barangkali saya tidak begitu tepat mendefinisikan kedua istilah diatas, namun mendapatkan link (link earning) itu jauh lebih baik dari pada meminta link atau membuat link (link building).  Mendapatkan link dari orang lain mengesankan kita mempunyai konten yang menarik, karenanya orang mereferensikan konten kita untuk dibaca.

Jadi kalau ada konten kita yang menarik maka orang bolah jadi akan mencomot sedikit bagian dari konten tersebut lalu membuat link untuk membaca konten kita selengkapnya, dan itu cara terbaik mendapatkan link. Jadi disini kita lebih fokus pada menyajikan konten yang berkualitas dan informatif.

Tetapi dalam kasus yang saya alami dimana ada beberapa artikel saya yang di-copy paste orang dengan beberapa link yang ada di artikel tersebut yang saya buat menuju postingan lainnya, dan artikel yang sama yang dicopy paste di banyak blog lain tidak baik untuk optimasi artikel saya.  Jadi jika anda terpaksa melakukan copy paste artikel orang lain, sebaiknya hilangkan teks link dalam artikel tersebut, dan muat saja link sumber sang artikel yang tidak berupa link aktif.  Sekarang ini sumber link yang kita dapatkan menjadi penting diperhatikan mengingat tidak semua link yang kita terima baik untuk situs kita, ini juga yang menjadi alasan google mengeluarkan tool disavow links.

Cara lama membangun link tidak lagi efektif seperti dulu.


Ada kebiasaan lama kita untuk mendapatkan link dari sebuah situs dengan cara memberikan komentar dan menempatkan teks link menuju situs kita.  Dan ini cara yang sangat populer dan relatif mudah untuk mendapatkan link.  Tetapi menurut Randfish ini adalah cara lama dan tidak begitu efektif lagi seperti biasanya.  Jadi yang paling bernilai itu adalah link yang ada dalam artikel.  Dan memang secara logika menempatkan link di komentar adalah cara yang amat mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang, dan karena teramat mudah maka nilai link yang ada di komentar menjadi tidak begitu bernilai.

Kalau Randfish berkata "Stop link building and start link earning" barangkali berlebihan namun ada baiknya kita berhati-hati membangun link, dan lebih fokus pada menyajikan konten yang berkualitas agar orang tertarik membuat link menuju konten kita dalam artikel mereka.

Jadi cara mendapakan link dengan tukar menukar link, kasih komentar di banyak situs menjadi tidak lagi efektif dan tidak lebih bernilai dari pada mendapatkan link secara alami.  Namun tidak berarti bahwa memberikan komentar di blog orang lain itu menjadi tidak menarik lagi, tidak demikian, namun tidak selalu harus menempatkan link berupa alamat website kita di komentar, apalagi bila teks link yang kita gunakan selalu sama.  Bukankah di setiap form komentar selalu tersedia opsi pengisian alamat website, dan kita tidak harus selalu mengisinya.

Tapi memang untuk mendapatkan link yang mendukung PageRank membuat sebuah link menuju blog kita adalah cara yang tetap efektif, namun nilai pagerank tidak terlalu membantu untuk meningkatkan ranking artikel kita di search engine.

Selengkapnya informasi tentang link building dan link earning anda bisa baca The Death of Link Building and the Rebirth of Link Earning - Whiteboard Friday.

2 komentar:

  1. Jadi seperti itu ya, terima kasih atas penjelasannya..

    BalasHapus
  2. JEFRY: Terima kasih juga Jefry telah berkunjung

    BalasHapus

SILAHKAN MEMBERIKAN KOMENTAR MENGGUNAKAN TATA BAHASA YANG BAIK DAN BENAR. KOMENTAR MENGGUNAKAN KATA DENGAN EJAAN YANG TIDAK BAKU AKAN DIHAPUS. TERIMA KASIH