Senin, 01 Oktober 2012

Hapus link yang tidak alami dari blog anda


Yang bisa menjatuhkan peringkat kata kuci anda salah satunya adalah bila sang konten memiliki link yang tidak relevan atau link yang tidak alami. Dan benar itu salah satu penyebab banyak kata kunci artikel saya yang menghilang dari peringkat halaman pertama google.

Karena itu anda harus pastikan setiap artikel yang anda terbitkan tidak memuat link yang tidak alami, selain itu juga periksa kembali semua artikel anda jikalau ada diantaranya yang masih memiliki link yang tidak alami hendaknya segera dihapus.

Link yang tidak alami sesuai dengan jenisnya yaitu link yang kehadirannya dipaksakan, seperti misalnya dengan sengaja dibuat sebuah kata atau prasa yang terdiri dari dua atau tiga kata yang dijadikan teks link yang mengarah ke situs eksternal. Dan kata yang memuat link tersebut jika dilihat dari konteks artikel tidak termasuk relevan.

Namun terus terang saya kesulitan membedakan antara link tidak alami, link yang tidak relevan, link spam, link farm. Namun kalaulah boleh saya katakan bahwa jumlah link yang tidak alami atau link yang tidak relevan yang menuju situs luar dan jumlahnya berlebihan tidak diperbolehkan, apapun sebuatannya. Dan kalau blog anda terlalu banyak memiliki link ke luar yang tidak alami atau tidak relevan maka blog anda dikategorikan blog spammer, ladang link dan itu mengerikan.

Alkisah pada bulan 1 tahun 2011 lalu saya menulis sebuah artikel berjudul cara membuat kotak komentar facebook di blog. Artikel tersebut adalah salah satu artikel paling populer di blog ini karena ia mendapatkan kunjungan setiap hari dan salah satu dari sedikit artikel saya yang memiliki komentar terbanyak.

Sejak saat itu saya juga memasang kotak komentar facebook di blog ini, kemudian beberapa bulan kemudian karena menurut saya komentar yang masuk melalui kotak komentar facebook sulit diketahui karena tidak ada notifikasi, kotak komentar tersebut saya hapus. Namun sebagai bentuk penghargaan kepada teman yang sudah memberikan komentar, semua komentar facebook yang pernah masuk tetap ditampilkan.

Kendalanya untuk menampilkan komentar tersebut saya terpaksa memuatnya sebagai bagian dari artikel, sekaligus beserta link aktif sang pemberi komentar. Ternyata itu adalah kesalahan terbesar yang saya lakukan, karena link yang saya buat nampak benar dipaksakan dan tidak alami.

Contohnya di alinea terakhir artikel saya tuliskan kalimat begini: Terima kasih saya ucapkan kepada pemberi komentar facebook berikut ini:
si ahmad, si auliapura, si tonituna. Semua nama pemberi komentar saya tuliskan berupa link aktif. Jadi nama yang berupa link tersebut benar-benar tidak relevan degan isi artikel, karena itulah ia menjadi link yang tidak alami. faktanya semua artikel saya yang memuat link semacam itu menghilang dari halaman pertama google meskipun ia masih terindex, sekalipun ia artikel terpopuler. Jadi itu yang menurut saya link yang tidak alami.

Kalau saya pikir link link yang ada di bagian komentar pengunjung semuanya tidak alami dan kebanyakan tidak relevan, namun karena ia ditulis oleh pemberi komentar dan melalui prosedur yang dibernarkan algoritma google yaitu melalui form kotak komentar maka link-link tersebut tidak termasuk link tidak alami.

Coba misalnya anda pindahkan semua komentar beserta link nya ke dalam bagian artikel yang anda tulis, maka pastilah link-link tersebut semuanya menjadi tidak alami.

8 komentar:

  1. mohon tanya : apakah link yang merujuk ke situs external sangat mempengaruhi peringkat kata kunci?

    terim kasih

    BalasHapus
  2. Sity Nurazizah: Selagi link tersebut relevan dan alami tidak berpengaruh buruk. Karena itu lebih baik buat link menuju situs luar bila perlu saja dan tempatkan dalam teks posting.dan jangan gunakan kata kunci situs kita

    BalasHapus
  3. Semakin banyak artikel baru yang menarik di blog ini ya Mas Majid, informasi tentang link yang tidak alami ini juga sangat bagus untuk mereview kembali penurunan kualitas SERP blog kita, terima kasih sudah berbagi Mas...Salam Sukses

    BalasHapus
  4. Hai Mas Abdul Majid, blog saya sering memberikan link keluar, bahkan link keluar saya banyak ke bahasa Inggris. Saya termasuk orang yang tidak pelit mengeluarkan link. Tidak ada yang salah di situ. Lihat artikel di Copyblogger (The Lede), itu artikel cuma berisi link saja. (keluar dan internal).

    Menurut pengalaman saya, link ke dalam (link yang Anda dapatkanlah) yang lebih berbahaya. Karena sinyal ini yang disorot oleh algoritma2 baru akhir ini (penguin part3)..

    Terima kasih mas Majid

    BalasHapus
  5. JAMBOGH KITA: Terima kasih kembali Mas Imran, semoga kita sukses bersama.

    BalasHapus
  6. SYAIFUL BAHRI: Benar mas Syaiful Bahri copyblogger.com di artikel berjudul "introducing the lede" memuat banyak link keluar dan tidak alami, artikel tersebut aman-aman saja. Tapi untuk blog kita yang tidak memiliki nilai authority tinggi seperti blog saya ini riskan sekali.

    Mengenai link yang masuk ke blog kita yang bisa menjatuhkan peringkat artikel itu dibenarkan dan itulah yang banyak diperbincangkan oleh SEOer luar bahwa hal itu dijadikan praktek negatif SEO untuk menjatuhkan peringkat orang lain. Tapi bila link masuk berasal dari situs berauthority tinggi, dan situs tersebut tetap bernilai bagus dimata google malah bagus, kecuali kalau disinyalir link yang kita dapatkan berasal dari situs spammy, situs link farm, paid link, link dari situs yang terpenalty google.

    Dan memang benar bahwa algoritma google sekarang ini memberi hukuman untuk penerima link tidak berkualitas yang berlebihan, dan itu tidak adil. Karena bagaimana mungkin kita bisa mencegah orang membuat link menuju situs kita seburuk apapun nilai link tersebut.

    Terima kasih koreksinya Mas Syaiful Bahri.

    BalasHapus
  7. saya juga berusaha untuk sebisa mungkin membuat link yang berkaitan agar kelihatan alami dan tentunya tidak menyulitkan pembaca untuk memahami artikel yang telah dibuat :)

    BalasHapus
  8. LOWONGAN KERJA: Langkah ynng tepat, saya sendiri sekarang ini mengurangi link dalam artikel khususnya link ke situs lain, takut dinilai google tidak alami.

    BalasHapus

SILAHKAN MEMBERIKAN KOMENTAR MENGGUNAKAN TATA BAHASA YANG BAIK DAN BENAR. KOMENTAR MENGGUNAKAN KATA DENGAN EJAAN YANG TIDAK BAKU AKAN DIHAPUS. TERIMA KASIH